Kali ini saya akan membahas sesuatu tentang kesedihan
Pernahkah kalian merasa sedih yang begitu mendalam, sehingga
tidak ada satupun yang dapat menghibur kalian kecuali sang Pencipta ?
mungkin ada yang pernah, dan ada yang tidak.
mungkin ada yang pernah, dan ada yang tidak.
Saya pernah merasakan hal itu, dan ketika saya bersedih,
teman saya mencoba menghibur, “Hatiku begitu kecil, hampir hampir tidak
terlihat. Bagaimana mungkin engkau menempatkan di dalam hatimu duka cita yang
sangat besar ?”
“Lihat, bahkan matamu lebih kecil, namun dapat memandang dunia” jawabku.
“Lihat, bahkan matamu lebih kecil, namun dapat memandang dunia” jawabku.
Intinya, ada saat nya kita bersedih seperti itu, dan ada
saat nya kita tidak boleh bersedih seperti itu.
Contoh kecil ketika kita kehilangan sesuatu yang paling
berharga menurut kita. Seperti benda, bukan manusia. Nah kehilangan seperti
ini, ada yang bersedih, dan ada yang mengikhlas kan nya saja. Yangmana yang
kalian pilih? Tentu bersedih bukan ? ada segelintir orang yang ikhlas, dan itu
sangat bagus, tidak perlu menguras energy dan pikiran untuk memikirkan nya.
Lain hal ketika kita kehilangan seseorang. Seperti orang
tua, saudara, atau yang lain nya. Kalo kita ga bersedih, wah apa kata dunia ?
Yah pesen saya maksud
saya dari semua nya adalah agar kita mengetahui maksud dan sebab dari kesedihan
yang berlebihan tersebut, dan kita harus tau dan seharusnya memang mencari tahu apa yang bisa kita lakukan agar kita merasa lebih baik.
Walau lingkup penjelasan saya tidak secara umum,
setidak nya saya harap bisa membantu teman teman semua.
Terima kasih J
.





