Copyright © Karya.
Design by Dzignine
Thursday, November 15, 2012

Cinta(lagi)




Sungguh kuingin hal itu nyata.

Angan akan menjadi orang yang kau cinta.

Menjadi satu-satunya orang dalam tangis dan tawa.

Menjadi pria yang bahagia hanya dengan melihat wajahmu ketika tidur yang mempesona.

Hei, 23, aku cinta.
>
Monday, November 12, 2012

Bahagia



Teringat kala menorehkanmu, tinta.
Di masa bahagia ini, remaja.
Berlari dan tertawa hingga senja.
Tertumpah cinta menghapus luka.

Tidakkah kau ingat kala kita berlari?
Diatas pasir sungai itu?
Kala itu kita masih penuh suka ria.
Tak kenal rasa pedih yang membahana.

Ingin hati melakukannya lagi.
Berlari tanpa beban hingga nanti.
Melupakan sejenak kehidupan ini.
Kita, teman, berbahagia sampai mati.

Author : Mayovi Ardian


Thursday, November 1, 2012

Makna Cinta


“Segala yang cantik tak lagi begitu, ketika didalam hati hanya ada satu.



Mungkin inilah kalimat yang tepat untuk dikatakan oleh setiap insane yang mengerti akan makna dan tahu kehadiran cinta.
Absurd memang, tak lebih dari 2 dari 10 orang yang mungkin mengerti hal ini. Ketika mengerti, barulah mereka dapat bersikap dewasa untuk menghormatinya.
Didunia ini, banyak sekali yang beranggapan bahwa mereka mengerti apa itu cinta. Ada yang bilang bahwa cinta itu hadir pada pandangan pertama.
Ada yang bilang cinta adalah ketika jantung kita berdebar dan tangan kita berkeringat saat didekatnya.
Ada yang bilang bahwa cinta itu adalah ketika kita melihat kecantikan/ganteng nya dia.
Ada yang bilang bahwa cinta itu adalah ketika kita pacaran, kita suka memperkenalkan pacar kita ke orang lain.
Dan menurut saya, cinta jauh lebih dari itu semua. Cinta adalah ketika kita tidak kecewa melihat perubahan fisik orang yang kita cintai. Cinta adalah ketika kita mengerti dan tidak menagih lebih. Cinta itu tidak kenal usia. Cinta itu tidak hadir dipandangan pertama, tapi hadir di dalam pengertian. Cinta itu tidak terungkapkan, hanya saja terlihat dari perilaku. Cinta itu membuat hati kita luluh, sehingga tidak dapat marah besar kepada yang dicintai. Dan masih banyak lagi yang tidak terungkapkan.
Cinta itu Absurd.