Copyright © Karya.
Design by Dzignine
Sunday, January 12, 2014

Tentang Aku dan Dirimu.



Disini aku selalu menunggu pernyataan jujur dari bibirmu yang tipis. Menanti kata cinta yang selalu membuat kita bahagia. Aku tahu kau merasakan hal yang sama, namun mengapa kau tak ingin menyatakan hal itu tentang rasa antara kita berdua?

Memang belum lama kita mengenal satu sama lain, kita pun belum sering bercengkrama bersama, bercanda, tertawa riang menghilangkan luka, saling menatap, tersenyum malu malu, kau begitu manis ketika kuingat hal itu. Mungkin kau tak mengingat banyak hal-hal ketika pertemuan resmi kita yang pertama. Sosokmu yang manis dengan pakaian cute, memakai warna yang kusuka, ini pertanda apa?

Terlalu banyak hal manis yang kubayangkan ketika mengingat dirimu. Kau memang berbeda dengan yang lain. Entahlah, matamu seakan mengatakan, "Ayolah, datang padaku dan cintailah aku, terima aku apa adanya.", dan aku seakan menuruti apa yang diisyaratkan oleh mata indahmu.

Ya kali ini aku menyatakan bahwa perjuanganku tidak berhenti sampai disini. Aku akan berusaha untuk terus meyakinkanmu bahwa aku bisa  mendampingi dirimu walau bagaimanapun keadaan dirimu. Membimbing hatimu untuk mencintai diriku. Membawa cinta ini menuju gerbang yang diinginkan semua orang.
Kebahagiaan.

Disini aku percaya akan apa yang ditakdirkan antara kau dan aku.
Cinta.

With love,
Mayovi Ardian
>